PEMANFAATAN GARAM BERBASIS CaCl2 SEBAGAI HEAT STORAGE UNTUK SUMBER ENERGI TERMAL PADA TERMOELEKTRIK KONVERTER

Bambang Poerwadi, Dhanang Edy Pratama, Vivi Anita Aprilia, Diah Agustina Puspitasari, Supriyono Supriyono

Abstract


Thermo Electric Converter (TEC) adalah peralatan pengkonversi energi panas menjadi listrik berdasarkan aliran elektron yang disebabkan oleh perbedaan suhu. Untuk dapat memanfaatkan panas matahari secara kontinyu, maka diperlukan material yang dapat menyerap dan menyimpan panas matahari. Penelitian ini menggunakan garam CaCl2.4H2O sebagai material penyerap dan penyimpan panas matahari. Garam CaCl2.4H2O merupakan material latent heat storage yang memiliki prinsip perubahan fase saat menyerap atau melepaskan panas. Penelitian ini terbagi menjadi 2 tahap, yaitu uji laboratorium dan uji lapangan. Pada uji laboratorium sumber panas menggunakan pemanas listrik yang memanaskan garam hingga temperatur 120oC. Uji ini dilakukan pada fraksi 60%, 70%, dan 80% volume wadah. Fraksi garam yang optimum kemudian digunakan untuk uji lapangan, dimana alat diuji untuk mengetahui seberapa besar efektivitas alat pada sinar matahari langsung antara pukul 07.00 hingga 13.00. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah garam dengan fraksi 60% volume wadah merupakan fraksi yang paling optimum. Fraksi tersebut mampu menerima dan melepas panas, dan menghasilkan listrik paling besar dibandingkan dengan fraksi lain. Pengujian lapangan terhadap fraksi 60% memberi hasil bahwa alat ini mampu menyimpan panas matahari dan mengkonversinya menjadi listrik 19,1 Watt pada pengujian laboratorium dan 0,3 Watt pada pengujian lapang pada jam 12.00 WIB.

Keywords


energi matahari; garam CaCl2.4H2O; latent heat storage; thermoelectric converter

Full Text:

PDF

References


DOW Chemical Company, (2003) Calcium Chloride Handbook A Guide To Properties, Forms, Storage, and Handling, DOW Chemical Company, USA.

Hastings, R. & Wall, M., (2007) Sustainable Solar Housing Exemplary Buildings and Technologies, UK: Earthscan in the UK and USA.

Pielichowska, K. & Pielichowski, K., (2014) Phase Change Materials for Thermal Energy Storage. Progress in Materials Science, 65, 67–123.

Putra, N., Koestoer, Raldi Artono., Adhitya, M., Roekettino, Ardian. & Trianto, Bayu, (2009) Potensi Pembangkit Daya Termoelektrik Untuk Kendaraan Hibrid, 13(2), 53–58.

Rafeeu, Y. dan Ab Kadir, M. Z., (2012) Thermal Performance of Parabolic Concentrators Under Malaysian Environment: A Case Study, Renewable and Sustainable Energy Reviews, 16(6), 3826–3835.

Saidur, R., Rezaei, M., Muzammil, W.K., Hassan, M.H., Paria, S. & Hasanuzzaman, M., (2012) Technologies to Recover Exhaust Heat from Internal Combustion Engines, Renewable and Sustainable Energy Reviews, 16(8), 5649–5659.

Tatsidjodoung, P., Le Pierrès, N. & Luo, L., (2013) A Review of Potential Materials for Thermal Energy Storage In Building Applications, Renewable and Sustainable Energy Reviews, 18, 327–349.

Wang, P. & Cohen, A.B., (2011) On-Chip Thermal Management of Nanoelectronic Hot Spots, ASME InterPack Conference. Portland.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan